Polda Sumut “Dikepung” Papan Bunga! Seruan Pecat Kompol DK Terus Menggema

WARTA SENAYAN

- Redaksi

Jumat, 25 Juli 2025 - 05:39 WIB

5016 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medan | Situasi di depan Markas Polda Sumatera Utara semakin memanas. Puluhan papan bunga berisi desakan pemecatan terhadap Kompol Dedi Kurniawan (DK) terus berdatangan, Jumat (25/7/2025).

Aksi ini merupakan bentuk protes atas dugaan kriminalisasi terhadap seorang warga Tanjungbalai bernama Rahmadi.

Sebelumnya, sejumlah papan bunga sempat ditumbangkan oleh oknum tak dikenal dan dievakuasi oleh petugas kepolisian. Namun tak lama berselang, puluhan baliho baru berbentuk papan bunga justru kembali berdatangan dan terpajang di depan gerbang Mapolda Sumut Jalan SM Raja.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Aksi ini membuat suasana di sekitar markas besar kepolisian itu menjadi perhatian publik.

Isi papan bunga tersebut tak main-main. Terdapat seruan langsung kepada Presiden RI Prabowo Subianto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo agar segera memberhentikan Kompol DK yang dituding telah melakukan kriminalisasi dan penganiayaan terhadap Rahmadi dalam kasus dugaan sabu-sabu.

Salah satu isi papan bunga berbunyi:
“Tolong Bapak Presiden! Pecat Kompol Dedi Kurniawan karena Mengkriminalisasi Rakyat Kecil!”

Keluarga Rahmadi menyebut penangkapan yang dilakukan oleh tim yang dipimpin Kompol DK bukan hanya tidak didukung dua alat bukti sah, tetapi juga disertai kekerasan fisik yang terekam CCTV dan kini viral di media sosial.

Abang kandung Rahmadi pun telah melaporkan Kompol DK ke SPKT Polda Sumut, berharap agar laporan tersebut segera ditindaklanjuti.

Mereka menuding, penetapan tersangka terhadap Rahmadi tidak prosedural dan melanggar hak asasi.

Hingga berita ini diturunkan, Kapolda Sumut Irjen Whisnu Hermawan Februanto belum memberikan keterangan resmi, namun tekanan dari masyarakat terus bergulir.

Papan-papan bunga terus berdatangan, menunjukkan bahwa suara publik belum akan reda dalam waktu dekat.

Warga Tanjungbalai dan simpatisan menyatakan akan terus menyuarakan desakan pemecatan terhadap Kompol DK hingga ada kejelasan hukum yang adil bagi Rahmadi.(AVID)

Berita Terkait

Penguatan Reformasi Hukum Pidana, Kakanwil Kemenkum Sumsel Hadiri Sosialisasi KUHP–KUHAP Bersama Wamenkum RI
Satu Tahun Program MBG: Polda Riau Target 18 Dapur SPPG, 15 Sudah Operasi
Kanwil Ditjenpas Sumut Ikuti Apel Bersama Awal Tahun 2026, Perkuat Sinergi dan Integritas Aparatur
Tingkatkan Kedisiplinan Awal Tahun, Rutan Perempuan Medan Ikuti Apel Bersama 2026
Pegawai Lapas Kelas I Medan Siap Dukung Implementasi KUHP–KUHAP Baru dalam Penguatan Reformasi Hukum Nasional
Warga Binaan dan Petugas Rutan Tarutung Jalani Tes Urine Mendadak
Putri Proklamator RI Halida Nuriah Hatta Turun ke Tenda Pengungsian Tinjau Langsung Kondisi Korban Banjir Bandang Aceh Tamiang
Masyarakat Batu Bara Minta Presiden Prabowo Subianto Segera Ambil Alih Lahan Eks HGU PT Socfindo Tanah Gambus

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 11:05 WIB

Penguatan Reformasi Hukum Pidana, Kakanwil Kemenkum Sumsel Hadiri Sosialisasi KUHP–KUHAP Bersama Wamenkum RI

Rabu, 14 Januari 2026 - 02:43 WIB

Satu Tahun Program MBG: Polda Riau Target 18 Dapur SPPG, 15 Sudah Operasi

Senin, 12 Januari 2026 - 07:12 WIB

Kanwil Ditjenpas Sumut Ikuti Apel Bersama Awal Tahun 2026, Perkuat Sinergi dan Integritas Aparatur

Senin, 12 Januari 2026 - 05:08 WIB

Tingkatkan Kedisiplinan Awal Tahun, Rutan Perempuan Medan Ikuti Apel Bersama 2026

Jumat, 9 Januari 2026 - 14:56 WIB

Warga Binaan dan Petugas Rutan Tarutung Jalani Tes Urine Mendadak

Jumat, 9 Januari 2026 - 11:00 WIB

Putri Proklamator RI Halida Nuriah Hatta Turun ke Tenda Pengungsian Tinjau Langsung Kondisi Korban Banjir Bandang Aceh Tamiang

Selasa, 6 Januari 2026 - 17:14 WIB

Masyarakat Batu Bara Minta Presiden Prabowo Subianto Segera Ambil Alih Lahan Eks HGU PT Socfindo Tanah Gambus

Selasa, 6 Januari 2026 - 10:28 WIB

Akta Palsu, Dana Digondol, Dirut “Dilengserkan” : Skandal Agen Elpiji 3 Kg di Sumut Seret Nama Oknum Notaris dan Tersangka Polrestabes Medan, Minta Pertamina Turun Tangan

Berita Terbaru